Subanana
Aplikasi Subtitle Otomatis: 7 Pilihan untuk Video (2026)

Aplikasi Subtitle Otomatis: 7 Pilihan untuk Video (2026)

Saat mencari aplikasi subtitle otomatis untuk video Anda, tantangan pertama bagi kreator, guru, maupun tim UMKM di Indonesia adalah kepastian bahasa. Banyak aplikasi edit video menawarkan fitur transkripsi otomatis, namun tidak semuanya mencantumkan Bahasa Indonesia dalam daftar resmi pengenalan suara mereka. Jika alat yang Anda pilih keliru mendeteksi ucapan lokal, Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu memperbaiki salah dengar dibanding membuat konten.

Penyaring pertama yang paling aman adalah memeriksa apakah Bahasa Indonesia didukung secara resmi untuk pengenalan ucapan. Setelah itu, barulah Anda menimbang batasan paket gratis, kemudahan ekspor file SRT atau teks terpisah (softsub), serta opsi mengunduh video dengan teks yang sudah menyatu langsung (hardsub). Jika Anda ingin membaca panduan teknis langkah demi langkah sebelum memilih alat, silakan baca artikel tentang cara membuat subtitle otomatis.

Aplikasi subtitle otomatis: 7 pilihan untuk video Bahasa Indonesia

Cara memilih aplikasi subtitle otomatis

Menentukan aplikasi subtitle video yang pas untuk alur kerja harian bergantung pada kebutuhan konten Anda. Ada empat kriteria utama yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan:

  • Dukungan resmi untuk Bahasa Indonesia: Pastikan pengenalan suara alat tersebut memang mencantumkan Bahasa Indonesia, bukan sekadar menyediakan terjemahan teks dari bahasa asing.
  • Batasan pada paket gratis: Periksa durasi menit yang diberikan setiap bulan, watermark yang ditempelkan pada hasil akhir, serta resolusi ekspor maksimal. Beberapa alat membatasi durasi transkripsi otomatis hingga beberapa menit saja pada paket tanpa bayar.
  • Opsi ekspor softsub dan hardsub: Format softsub seperti file SRT memberi fleksibilitas karena teks bisa diunggah terpisah ke YouTube atau diolah kembali di software penyunting profesional. Sementara itu, hardsub (subtitle tertanam permanen pada video) sangat berguna untuk tayangan di media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, atau klip promosi yang dibagikan ke grup WhatsApp.
  • Lingkungan kerja penyuntingan: Tentukan di mana Anda paling sering mengolah video. Apakah Anda membutuhkan aplikasi di layar HP, editor praktis berbasis browser di laptop, atau perangkat lunak desktop kelas profesional.

7 aplikasi subtitle otomatis yang kami bandingkan

Berikut perbandingan tujuh aplikasi populer yang memiliki fitur transkripsi dan penambahan subtitle otomatis. Setiap alat memiliki fokus kegunaan dan ketersediaan bahasa yang berbeda-beda.

Subanana

Subanana adalah aplikasi berbasis browser (web app) untuk transkripsi dan subtitle otomatis dari audio atau video. Alat ini mendukung 95+ bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Anda dapat mengunggah file media secara langsung atau cukup menempelkan tautan publik dari YouTube, Instagram, maupun Facebook. Editor Subanana dilengkapi proofread berbasis AI yang mengusulkan koreksi salah dengar dan tanda baca, serta fitur pengecekan CPS (Characters Per Second) agar panjang teks tetap nyaman dibaca penonton.

  • Bahasa Indonesia: Didukung sebagai bahasa sumber, di antara 95+ bahasa.
  • Gratis: Menampilkan pratinjau 15 menit pertama per file, batas 3 unggahan per bulan, dan ekspor video bertanda air 15 detik hingga 720p. Ekspor file teks atau subtitle memerlukan paket berbayar.
  • Ekspor: Format SRT, VTT, TXT, DOCX, XLSX, MD, FCPXML dari editor subtitle, opsi SRT bilingual (dua bahasa sekaligus), serta video dengan subtitle tertanam (hardsub).

Cocok untuk: Kreator materi edukasi, rekaman kelas, webinar, podcast, dan tim bisnis yang mengelola video berdurasi panjang, membutuhkan file SRT rapi, atau ingin menyajikan subtitle multibahasa.

CapCut

CapCut adalah aplikasi edit video yang sangat populer di kalangan pembuat konten media sosial vertikal. Menurut halaman resmi alat auto caption CapCut, fitur teks otomatis ini dapat membuat teks dalam berbagai bahasa dan mengenali bahasa lisan secara otomatis, meskipun pihak CapCut tidak mencantumkan daftar resmi seluruh bahasa yang didukung di halaman tersebut. Halaman tersebut juga mempromosikan fitur auto caption ini sebagai fitur gratis tanpa menyebut batas menit atau ketentuan watermark secara khusus.

  • Bahasa Indonesia: Halaman resmi menyebut alat mengenali bahasa lisan secara otomatis, namun tidak menerbitkan daftar bahasa publik.
  • Gratis: Fitur teks otomatis dipasarkan sebagai gratis pada halaman resminya.
  • Ekspor: Menurut halaman CapCut berbahasa Inggris, file SRT dapat diekspor secara terpisah melalui versi desktop dan online. CapCut tersedia untuk desktop, peramban web, tablet, dan ponsel.

Cocok untuk: Kreator konten di ponsel pintar yang ingin mengedit klip cepat untuk TikTok atau Instagram Reels dalam satu alur kerja terpadu.

Kapwing

Kapwing merupakan editor video berbasis browser yang menyediakan beragam alat kreasi konten digital. Melalui halaman subtitle video Indonesia ke Inggris di Kapwing, Kapwing menampilkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa masukan ucapan. Semuanya berjalan di peramban, tanpa perlu memasang aplikasi.

  • Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia tercantum sebagai bahasa masukan pada halaman resminya.
  • Gratis: Paket gratis menyediakan subtitle otomatis hingga durasi 10 menit, ekspor video maksimal 4 menit, resolusi 720p, dan hasil unduhan menyertakan watermark.
  • Ekspor: Menurut halaman fitur subtitle Kapwing, pengguna dapat mengunduh subtitle secara terpisah dalam format SRT, VTT, atau TXT. Paket berbayar paling terjangkau adalah Pro seharga US$16 per bulan dengan penagihan tahunan.

Cocok untuk: Tim pembuat konten atau pemasar yang menyukai pengeditan berbasis web dan ingin menerjemahkan konten berbahasa Indonesia ke teks bahasa asing.

Microsoft Clipchamp

Clipchamp adalah editor video berbasis web dari Microsoft yang juga tersedia sebagai aplikasi Windows. Halaman panduan autocaptions Clipchamp menjelaskan bahwa fitur teks otomatis tersedia dalam banyak bahasa. Melalui daftar bahasa ucapan Azure yang ditautkan Clipchamp, Bahasa Indonesia tercantum di dalamnya. Anda memilih sendiri bahasa transkripsinya, dan setiap video diproses dalam satu bahasa.

  • Bahasa Indonesia: Melalui daftar bahasa yang ditautkan Clipchamp, Bahasa Indonesia tercantum.
  • Gratis: Fitur teks otomatis gratis untuk seluruh pengguna Clipchamp; paket gratis dapat mengekspor video hingga resolusi 1080p tanpa watermark.
  • Ekspor: Unduhan transkrip hanya tersedia dalam format SRT.

Cocok untuk: Pengguna Windows atau siapa saja yang butuh aplikasi teks otomatis video sederhana di browser, dengan ekspor tanpa watermark tanpa biaya.

Descript

Descript dikenal sebagai editor audio dan video yang bekerja layaknya mengedit dokumen teks. Untuk video berbahasa Indonesia, ada satu hal yang perlu dicek dulu. Halaman pusat bantuan Descript mengenai daftar bahasa transkripsi yang didukung memuat 26 bahasa, dan Bahasa Indonesia tidak tercantum di daftar transkripsi tersebut (Bahasa Melayu ada di dalam daftar). Bahasa Indonesia hanya tersedia sebagai bahasa target untuk fitur terjemahan caption dan sulih suara (dubbing).

  • Bahasa Indonesia: Tidak ada di daftar 26 bahasa transkripsi; hanya didukung sebagai target terjemahan teks dari video berbahasa lain.
  • Gratis: Paket gratis memberikan kuota 60 menit media per bulan dengan batas ekspor 720p.
  • Ekspor: Mendukung ekspor file subtitle format SRT dan VTT. Paket berbayar termurah yaitu Hobbyist seharga US$16 per bulan (penagihan tahunan) atau US$24 per bulan (penagihan bulanan).

Cocok untuk: Kreator podcast atau pewawancara berbahasa Inggris yang membutuhkan penyuntingan berbasis naskah dan ingin membuat terjemahan teks ke Bahasa Indonesia.

Pictory

Pictory adalah alat video AI berbasis web. Halaman transkripsi Pictory menyebut contoh bahasa seperti Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Hindi, tetapi Bahasa Indonesia tidak ada di contoh tersebut. Cek pilihan bahasa saat mengunggah video sebelum berlangganan. Bahasa Indonesia muncul sebagai bahasa sulih suara dan terjemahan, misalnya untuk membuat versi Indonesia dari video berbahasa Inggris.

  • Bahasa Indonesia: Pengenalan suara Bahasa Indonesia tidak disebut di halaman transkripsinya.
  • Gratis: Hanya menyediakan masa uji coba gratis dengan 300 kredit AI; video yang diunduh pada masa uji coba memiliki watermark.
  • Ekspor: File subtitle dapat diunduh dalam format SRT, VTT, atau TXT. Paket berbayar paling terjangkau adalah paket Starter seharga US$25 per bulan (penagihan tahunan) atau US$29 per bulan (penagihan bulanan).

Cocok untuk: Pemasar yang ingin membuat versi Bahasa Indonesia dari video berbahasa Inggris, lengkap dengan suara AI berbahasa Indonesia.

Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro adalah software penyuntingan video profesional untuk komputer desktop. Fitur bawaan Speech to Text di dalamnya memungkinkan transkripsi otomatis langsung pada garis waktu proyek (timeline). Berdasarkan halaman resmi Adobe mengenai bahasa yang didukung Speech to Text, terdapat daftar 18 bahasa, dan Bahasa Indonesia tidak tercantum pada daftar tersebut.

  • Bahasa Indonesia: Tidak ada di daftar bahasa resmi Speech to Text Premiere Pro (18 bahasa saat kami cek).
  • Gratis: Tidak menyediakan paket gratis permanen; Adobe hanya menawarkan masa uji coba gratis selama 7 hari.
  • Ekspor: Caption dapat diekspor sebagai file sidecar berekstensi .srt.

Cocok untuk: Editor video profesional yang sudah bekerja di Premiere Pro dan memproduksi konten dalam bahasa yang ada di daftarnya.

Tabel perbandingan

Berikut rangkuman perbandingan ketujuh alat berdasarkan dukungan bahasa, akses paket gratis, patokan biaya termurah, dan pilihan ekspor subtitle:

AplikasiBahasa Indonesia (pengenalan suara)Paket gratisHarga termurahEkspor subtitle
SubananaYa (95+ bahasa)Pratinjau 15 menit per file, 3 file/bulanLihat hargaSRT, VTT, TXT, DOCX, XLSX, MD, FCPXML, video hardsub
CapCutTidak ada daftar bahasa publikTersedia (fitur gratis menurut vendor)Cek halaman resmiSRT (desktop & online menurut vendor), video hardsub
KapwingYa (disebut di halamannya)Subtitle 10 menit (watermark)US$16/bulan (tahunan)SRT, VTT, TXT, video hardsub
Microsoft ClipchampTercantum di daftar Azure yang ditautkanGratis (ekspor 1080p tanpa watermark)Teks otomatis gratisSRT, video hardsub
DescriptTidak ada di daftar 26 bahasa60 menit media/bulanUS$16/bulan (tahunan) atau US$24/bulan (bulanan)SRT, VTT, video
PictoryTidak disebut di halaman transkripsiUji coba (300 kredit AI, watermark)US$25/bulan (tahunan) atau US$29/bulan (bulanan)SRT, VTT, TXT, video
Adobe Premiere ProTidak ada di daftar resmiUji coba 7 hariCek halaman resmiFile SRT sidecar, video hardsub

Harga dan batas dicek di halaman resmi masing-masing pada Oktober 2026 dan bisa berubah.

Lima langkah memilih aplikasi subtitle otomatis: cek daftar bahasa, cek paket gratis, pilih hasil akhir, unggah ke Subanana, periksa dan ekspor

Cara menambah subtitle otomatis dengan Subanana

Jika video Anda berbahasa Indonesia dan Anda butuh file SRT, terjemahan, atau video hardsub, alurnya di Subanana cukup tiga langkah:

  1. Kunjungi AI subtitle generator dan unggah file video (mp4, mov, webm, mkv, 3gp) atau rekaman audio, atau tempelkan tautan video publik dari YouTube, Instagram, maupun Facebook. Sebelum mendaftar, file bisa diunggah hingga 2 GB. Setelah masuk ke akun, setiap file bisa berukuran hingga 30 GB dan berdurasi hingga 8 jam di semua paket. Di laptop, Anda juga bisa memindai kode QR untuk mengunggah file langsung dari galeri HP.
  2. Pilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa sumber, lalu tambahkan satu atau beberapa bahasa terjemahan bila perlu. Periksa hasilnya di editor subtitle: proofread berbasis AI mengusulkan perbaikan kata yang salah dengar dan tanda baca, dan Anda bisa menerima atau menolak tiap usulan. Pemeriksaan CPS menandai baris yang terlalu cepat untuk dibaca. Font dan posisi teks diatur langsung di editor, lalu bisa disimpan sebagai templat gaya untuk video berikutnya.
  3. Ekspor sesuai kebutuhan: SRT atau VTT untuk YouTube, SRT bilingual (Bahasa Indonesia dan terjemahan di setiap baris), FCPXML dari menu ekspor editor subtitle untuk Final Cut Pro, atau video dengan subtitle tertanam yang siap dibagikan ke TikTok, Reels, dan WhatsApp.

Subanana terus menguji berbagai model pengenalan suara dan memilih yang performanya terbaik untuk setiap bahasa sumber, dengan dukungan 95+ bahasa termasuk Bahasa Indonesia. Panduan langkah demi langkahnya ada di cara membuat subtitle otomatis.

Aplikasi mana yang cocok untuk Anda?

Setiap pembuat konten memiliki alur produksi yang berbeda. Sesuaikan pilihan alat dengan kondisi kerja Anda:

  • Mengedit video pendek langsung di ponsel pintar: Jika Anda mengedit konten hiburan atau promosi ringkas langsung dari kamera HP, CapCut menawarkan kenyamanan penyuntingan efek, transisi, dan teks otomatis dalam satu tempat.
  • Mengedit cepat di browser dan butuh file SRT gratis: Jika Anda menggunakan laptop kantor atau sekolah dan ingin membuat video dengan subtitle tanpa watermark di resolusi 1080p, Microsoft Clipchamp adalah opsi gratis yang daftar bahasanya sudah mencakup Bahasa Indonesia. Kapwing juga dapat menjadi alternatif di browser jika Anda ingin memanfaatkan variasi opsi ekspor teks.
  • Menerjemahkan rekaman bahasa Inggris ke penonton Indonesia: Jika Anda memiliki konten berbahasa asli Inggris namun ingin menayangkan teks Bahasa Indonesia atau melakukan sulih suara otomatis, Descript bisa menerjemahkan caption dan membuat sulih suara ke Bahasa Indonesia, meski ucapan asli Bahasa Indonesia belum ada di daftar transkripsinya.
  • Bekerja dengan alur software editing profesional: Jika Anda menyunting karya sinematik atau iklan komersial di Premiere Pro, fitur pengenalan suara bawaannya belum mencantumkan Bahasa Indonesia. Salah satu caranya adalah mentranskripsi audio rekaman menggunakan aplikasi teks otomatis video terpisah, lalu memasukkan file .srt yang dihasilkan ke timeline penyuntingan Anda.
  • Mengelola rekaman panjang, materi edukasi, dan kebutuhan multi-platform: Jika Anda merekam materi berdurasi panjang seperti kelas online, webinar UMKM, podcast, atau wawancara dan membutuhkan file teks terpisah, terjemahan dua bahasa, atau video siap sebar, Subanana cocok untuk kebutuhan ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa aplikasi subtitle otomatis gratis untuk Bahasa Indonesia?

Pilihan gratis bervariasi tergantung kebutuhan hasil akhir Anda. Clipchamp menyediakan teks otomatis gratis dengan ekspor video hingga 1080p tanpa watermark serta ekspor transkrip SRT. Kapwing menawarkan fitur subtitle otomatis gratis hingga 10 menit namun hasil unduhannya menyertakan tanda air. CapCut juga mempromosikan fitur auto caption miliknya sebagai alat gratis. Untuk Subanana, paket gratis memungkinkan Anda melihat pratinjau hasil transkripsi Bahasa Indonesia sepanjang 15 menit pertama pada 3 file setiap bulannya untuk menguji kerapian sebelum berlangganan.

Apakah CapCut bisa membuat subtitle Bahasa Indonesia otomatis?

Halaman resmi auto caption CapCut menjelaskan bahwa sistemnya dapat mengenali bahasa lisan secara otomatis dari audio video, meski mereka tidak menerbitkan rincian daftar nama bahasa yang didukung. Cara terbaik untuk memastikan apakah dialek dan kejelasan audio Anda terbaca dengan baik adalah mengujinya langsung pada klip video yang Anda miliki.

Aplikasi mana yang bisa ekspor file SRT secara gratis?

Menurut halaman resminya, Clipchamp bisa mengunduh transkrip berformat .srt tanpa biaya. Kapwing menyediakan unduhan SRT, VTT, dan TXT, dan CapCut menyebut ekspor SRT tersedia di versi desktop dan online. Di Subanana, ekspor SRT tersedia di paket berbayar; paket gratis hanya untuk pratinjau.

Bagaimana cara menambah subtitle ke video di HP?

Untuk pengguna ponsel pintar, Anda dapat memakai aplikasi edit video di HP seperti CapCut, yang punya fitur teks otomatis. Jika file video berada di galeri HP tetapi Anda ingin mengerjakannya di laptop, Subanana punya fitur unggah lewat kode QR: pindai kode di layar laptop, pilih video dari galeri HP, dan file langsung masuk ke proyek Subanana di laptop tanpa kabel dan tanpa login di HP.

Apakah aplikasi subtitle otomatis bisa menerjemahkan ke bahasa lain?

Beberapa bisa, dengan cara yang berbeda. Menurut halamannya, Kapwing dapat menerjemahkan subtitle ke lebih dari 100 bahasa. Di Subanana, Anda bisa memilih satu atau beberapa bahasa terjemahan saat membuat proyek subtitle. Subanana bahkan menyediakan ekspor SRT bilingual, yang menampilkan bahasa asli rekaman bersamaan dengan bahasa terjemahan di setiap baris waktu. Descript dapat menerjemahkan caption ke berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Kesimpulan

Memilih aplikasi menambah subtitle untuk konten berbahasa Indonesia harus dimulai dari verifikasi daftar bahasa pengenalan ucapan resmi agar proses transkripsi berjalan efisien. Pertimbangkan pula kebutuhan format akhir Anda, apakah memerlukan file teks mentah seperti SRT atau video siap tonton dengan subtitle tertanam. Dengan memilih alat yang sesuai antara kebutuhan ponsel cepat atau transkripsi rekaman panjang, alur kerja pembuatan konten Anda akan menjadi jauh lebih cepat dan rapi.

Alat dan artikel terkait